Konflik PSSI terus berlanjut - Konflik PSSI masih juga belum menampakkan tanda - tanda akan selesai. Diberitakan PSSI hasil Kongres Luar Biasa yang dihelat di Ancol, memberikan pengumuman tentang perubahan susunan kepengurusan organisasi, sesuai dengan keputusan Rapat Komite Eksekutif yang dilakukan di Rasuna Office Park, Jakarta, Minggu (6/1/13).
ada beberapa poin penting telah berhasil dibuat dari rapat tersebut, beberapa diantaranya adalah menunjuk Togar Manahan Nero sebagai Sekretraris Jenderal PSSI yang baru, sedangkan Deputi Sekretaris Jenderal PSSI Bidang Organisasi dijabat oleh Tigorshalom Boboy.
Dalam konperensi pers pertamanya sebagai Sekjen PSSI, Togar menjelaskan mengenai hasil rapat Komite Eksekutif yang dihadiri olehnya serta 11 tokoh penting lainnya, yakni La Nyalla Mattalitti, Djamal Aziz, Tonny Aprilani, Roberto Rouw, Zulfadhli, Herdi Hasan, La Siya, Diza Rasyid Ali, Syahril HM Taher, Joko Driyono dan Tigorshalom Boboy.
Mengenai keberadaan Komisi Disiplin (Komdis), dalam pertemuan itu ditunjuk Hinca Panjaitan sebagai ketua. Sementara itu wakil ketua dipegang oleh M. Ma'ruf dan anggotanya adalah, M.Niagara, Kol. Arief Prayitno dan Ashari Rangkuti.
"Jumlah anggota komdis masih bisa bertambah menjadi 18, sesuai dengan jumlah klub peserta ISL," ujar Togar Manahan Nero, di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (9/1/13).
"Dalam setiap rapatnya, komdis akan membentuk badan ad-hock. Misalnya kalau nanti ada masalah di level klub, kita akan membentuk badan ad-hock dan akan mengambil perwakilan lima klub untuk ikut memutuskan perkara. Tapi, klub yang terkena kasus tidak akan dilibatkan dalam lima perwakilan itu," lanjutnya.
Poin penting yang kini tengah menjadi sorotan adalah soal keinginan PSSI pimpinan Djohar Arifin menggunakan pemain yang berlaga di Kompetisi ISL di Timnas. Namun, rapat dengan tegas memutuskan pelepasan hanya dilakukan kepada manajemen timnas di bawah yuridikasi PSSI KLB Ancol atau pihak yang netral.
"Timnas Indonesia benar di bawah yuridiksi PSSI. Yuridksi itu sendiri adalah aturan atau UU yang berlaku di dalam PSSI, seperti Statuta dan Kongres. Saya pikir PSSI yang sah sesuai Statuta dan Kongres adalah hasil KLB Ancol. Jadi, jangan ada lagi seolah-olah kami masih KPSI. Yang saya tegaskan, mulai dari awal sampai terbentuknya PSSI, sudah sesuai aturan dan urut-urutan yang ada sudah jelas," Togar menutup.
Berikut hasil rapat Komite Eksekutif PSSI, Minggu (6/1/13):
1. Memutuskan menunjuk Togar Manahan Nero sebagai Sekretaris Jenderal PSSI dan Tigorshalom Boboy sebagai Deputi Sekretaris Jenderal PSSI Bidang Organisasi.
2. Menyetujui penetapan anggota Komisi Disiplin, Komisi Banding dan Badan Arbitrase PSSI dari perwakilan klub peserta Indonesia Super League 2013. Hal ini telah ditindaklanjuti oleh Sekretariat Jenderal pada tanggal 7 Januari 2013 terkait nama-nama yang akan dikirim oleh klub, dengan struktur Komisi Disiplin sebagai berikut:
a. Hinca Pandjaitan (Ketua), M.Ma'ruf Syah (Wakil Ketua), M.Nigara, Kol. Arief Prayitno, Ashari Rangkuti (Anggota).
3. Memutuskan Komisi Banding dengan struktur sebagai berikut:
a. Dr.Muhammad Muchdar (Ketua), Yedidiah Soerjosoemarno dan M.Abidin (Anggota).
4. Memutuskan menunjuk T.M Nurlif sebagai Ketua BAdan Arbitrase PSSI menggantikan Erwin Tobing, dengan struktur sebagai berikut:
a. T.M Nurlif (Ketua), Irawadi Hanafi (Anggota).
5. Memerintahkan kepada Ketua Komite Wasit PSSI untuk menunjuk personil sebagai Direktur Wasit PSSI.
6. Segera membuat surat yang ditujukan kepada Komisi X DPR RI dan Plt. Menteri Negara Pemuda dan Olahraga RI, untuk mengawal dan menindaklanjuti komitmen yang disampaikan oleh PT Liga Indonesia terkait Tim Nasional.
7. Memutuskan pelepasan pemain Tim Nasional hanya akan dilakukan kepada manajemen Timnas PSSI KLB Ancol atau pihak yang dianggap netral (Pemerintah/KONI atau badan ad-hoc yang dibentuk Task Force).

{ 0 komentar... read them below or add one }
Posting Komentar