Konflik PSSI - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo mengatakan kepada para pemain yang terkena sanksi dari PSSI Djohar agar tetap bermain dan berprestasi saja. Mereka disarankan tidak usah memperdulikan sanksi tersebut. Pemain ururusannya ya bermain di lapangan, tidak usah menghiaukan mengenai hal tersebut.

Menurut Roy Suryo, tindakan yang dilakukan oleh PSSI djohar seperti ini hanyalah akan memperuncing suasana sepakbola kita yang masih kisruh. Karena salah satu kubu yang menghakimi kubu yang lainnya tidak akan pernah bisa menyelesaikan masalah yang ada.
Roy Suryo menyebutkan bahwa dia telah berkomunikasi dengan KOI dan KONI untuk masalah ini, dan kata Roy dia telah didukung oleh kedua induk organisasi olahraga tersebut. Dia mengatakan bahwa untuk pemain tetap bermain seperti biasa saja tanpa sanksi apapun.
Menpora menyebutkan bahwa saat ini dia tengah serius berusaha untuk menyelesaikan masalah dualisme PSSI yang masih terjadi. Dia mengaku masih melakukan konsolidasi langsung ke para pimpinan kedua kubu yang masih bertikai.
Menpora juga menyatakan saat ini adalh saat yang berat dan sulit bagi para pemain. Merekalah yang paling dirugikan dengan konflik ini. Banyak waktu dan energi yang terbuang karena pertikaian ini. Mengenai sanksi sendiri Roy menyatakan dia tidak bisa mengintervensi terlalu dalam. Dia khawatir membela satu kelompok tertentu, ia tetap berusaha untuk tidak memihak salah satu kubu. Ia yakin badai ini pasti akan berlalu. Ia menyatakan akan menyelesaikan dulu yang di hulu, dengan itu ia yakin yang di hilir akan selesai juga.
PSSI versi Djohar baru baru ini menjatuhkan sanksi kepada 22 pemain dari beberapa klub yang bermain di Liga Super Indonesia (ISL) karena mereka dianggap tidak memenuhi panggilan Timnas bentukan PSSI Djohar. Klub-klub ISL sendiri tetap kukuh memilih mengikuti PSSI versi La Nyalla Mattalitti.

{ 0 komentar... read them below or add one }
Posting Komentar